Keheningan Upacara Nasional Rapat Pendeta HKBP 2013

IMG_7207-1024x682

Sebagai bagian dari Indonesia, maka di dalam Rapat Pendeta HKBP diadakan acara Upacara Nasional Rapat Pendeta HKBP 2013. Acara ini sebagai bentuk pengabdian HKBP untuk melaksanakan Perdamaian, Pembaharuan dan Pemberdayaan di tanah Indonesia.

Dalam acara upacara ini dilantunkan lagu ”Mengheningkan Cipta” yang dipimpin oleh Dra.  Julis Silitonga sebagai konduktor untuk mengenang para pahlawan yang telah mengabdi dan membela Negara Indonesia ini. Pada upacara nasional ini juga diadakan  kata sambutan dari perwakilan pemerintah, yakni dari Sekretaris Kota Pematangsiantar, Ir. Mangindar Simbolon. Dalam kata sambutannya bahwa Gereja dengan Pemerintah sama-sama bertujuan demi kemajuan masyarakat, sehingga harus saling melengkapi.

Turut juga memberikan kata sambutan Sekretaris Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom, M.Th yang mengucapkan selamat dan sukses kepada HKBP atas pelaksanaan Rapat Pendeta HKBP 2013 dan mengharapkan agar para pendeta turut menjawab realitas yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, yakni dengan membawa kebenaran, misalnya kasus korupsi, serta sekaligus mewujudkan kebersamaan di masyarakat majemuk, mengingat ada beberapa Pendeta yang menolak pendirian tempat ibadah Parmalim.

Kata sambutan juga diutarakan perwakilan dari  Menteri Agama melalui Dirjen Bimas Kristen, Dr. Saur Hasugian, sedangkan kata sambutan terakhir diutarakan oleh Ketua Rapat Pendeta, Pdt. Willem TP. Simarmata, MA yang sekaligus bimbingan pastoral dari Ephorus. Ephorus menekankan bahwa Pendeta harus menentang korupsi dan ketidakadilan di dalam berbangsa.

Lebih lanjut, Ephorus juga mengharapkan agar pendeta selalu menjalin kerjasama dengan pemeluk agama yang lain, menjaga keharmonisan di dalam keragaman. Hal-hal yang ditekankan Ephorus juga kepada 1.523 peserta Rapat Pendeta adalah Pendeta juga mendukung kelestarian alam, mengikuti gerakan oikumene, serta tidak ketinggalan Ephorus mengharapkan di Tahun Anak-Anak ini seluruh Pendeta diharapkan memberikan perhatian lebih ke pada Sekolah Minggu dengan menambah anggaran sekolah minggu, membuat kurikulum sekolah minggu, meningkatkan metode pengajaran Sekolah Minggu.